Minggu, 20 April 2014





NIKMAT AQIQAH - Jasa Aqiqah Ternikmat di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Jabodetabek Kantor : 031.5666.466 / HOTLINE : 031.7251.1000 Mobile : 0813.3052.6902 BB : 28F1.93B1

Sabtu, 01 Maret 2014

Cara Pintar Mengajarkan Anak Berhijab Sedari Dini


Cara Pintar Mengajarkan Anak Berhijab Sedari Dini

Anak yang aktif bergerak sangat mudah sekali merasa gerah sehingga cukup sulit juga untuk membiasakan memakai jilbab.

Akan tetapi, jangan khawatir akan hal tersebut karena ada beberapa cara agar si anak terbiasa memakai jilbab. Bagi Bunda yang ingin si anak terbiasa memakai jilbab,

berikut tips yang bisa dilakukan:

1. Kenalkan sejak dini Mungkin sebagian dari orangtua menginginkan anaknya untuk menggunakan jilbab.
Namun, Bunda juga harus mengenalkan kepadanya sejak kecil. Bunda bisa melakukannya secara bertahap yaitu memakaikan baju panjang dan jilbab pada saat berpergian. Mungkin si kecil tak tahu maksudnya apa. Namun, cara tersebut bisa membuatnya jadi terbiasa memakai kerudung saat berpergian.

2. Pakaikan baju dan jilbab yang nyaman Agar si anak nyaman saat berpakaian terutup, sebaiknya Bunda memilihkan bahan yan tepat untuk jilbab dan pakaian. Pilihlah bahan yang menyerap keringat dan sesuaikan juga dengan gerak-gerik si anak.
Misalnya, si anak yang aktif sebaiknya dipakaikan pakaian dan jilbab yang berbahan kaos.

3. Pilihkan model yang sederhana Ketahuilah bahwa anak-anak tidak suka yang ribet. Untuk itu, pilihlah gaya berjilbab yang sederhana saja untuknya. Misalnya, jilbab instan dan baju terusan panjang atau busana muslim dua potong.Pilih dengan warna kesukaan si anak agar dia mau memakainya.
Selain warna, biarlah si anak yang memilih corak atau tokoh kartun yang disukainya.

4. Memberikan pujian Ketika si anak sudah merasa nyaman mengenakan jilbab, tak ada salahnya Bunda memuji penampilannya dengan berkata, “Kamu cantik sekali.” Cara tersebut tentunya bisa mendukung psikologisnya.
Jika si anak sudah merasa senang, maka Bunda juga bisa mengajarkan bahwa ada manfaat yang bisa didapat dengan berjilbab.

5. Memberikan pengarahan Ketika sudah memuji dirinya, Bunda pun perlu memberikan pengarahan untuknya. Ajak anak untuk mengetahui lebih dalam mengenai kewajiban berjilbab bagi muslimah sesuai dengan usianya.
Misalnya, saat si anak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), terangkan mengapa dia memakai jilbab.Seiring bertambahnya usia, Bunda juga perlu memberikan arahan mendalam tentang hal tersebut.


Itulah cara cerdas membiasakan anak berjilbab. Menanamkan nilai agama atau hal positif lainnya sejak si anak kecil tentunya sangat bermanfaat bagi dirinya kelak.

Bagaimana, Bunda mau mulai membiasakan anak untuk memakai jilbab?

 


NIKMAT AQIQAH - Jasa Aqiqah Ternikmat di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Jabodetabek Kantor : 031.5666.466 / HOTLINE : 031.7251.1000 Mobile : 0813.3052.6902 BB : 28F1.93B1

Jumat, 28 Februari 2014

Bunda...Bantu Buah Hati Kita Mandiri Sejak Dini



Tumbuhkan Kemandirian Balita Sejak Dini



Tak dipungkiri banyak orangtua yang cenderung terlalu takut dalam menjaga anak, sehingga anak terlalu dilindungi. Padahal, ketika orangtua terlalu melindungi anak dengan banyak melarang anak melakukan berbagai hal, dapat memberikan dampak buruk bagi psikologisnya.

Ambil contoh ketika anak ingin mencoba atau belajar untuk menaiki atau memanjat, ataupun sedang mencoba menciptakan sesuatu yang baru dengan barang-barang milik orang tua, maka orang tua tidak boleh serta-merta melarangnya.
"Anak yang terlampau dilindungi, dan dijaga, rasa percaya dirinya kurang bertumbuh. Anak jadi serba takut melakukan ini-itu yang baru.

Padahal, anak perlu mengeksplorasi sekujur lingkungannya. Perlu selalu mencoba hal-hal, kegiatan, atau suasana yang baru tanpa merasa diri terkungkung, atau terlalu diawasi," jelas Dr. Handrawan Nadesul, dalam bukunya "Membesarkan Bayi Menjadi Anak Pintar". 

Seorang anak yang selalu dikekang sewaktu kecil, selalu diatur, bagaimanakah perkembangannya ketika besar nanti?? Seorang ibu yang selalu berkata, "Nak, jangan main di situ, kotor lho!" atau sering pula kita mendengar perkataan seperti ini, "Sini biar ibu suapin, nanti kalau kamu makan sendiri malah belepotan".


Meskipun hal di atas merupakan sesuatu yang sederhana, namun ada dampak yang akan ditimbulkan nantinya. Anak tersebut ketika dewasa akan sulit sekali untuk bisa berkembang. Keraguan akan selalu menyertai di setiap kesempatan.


Nah, daripada orang tua melarang anak mengeksplorasi diri dan lingkungannya, lebih baik meningkatkan kemampuannya, dan membiarkan si kecil lebih bebas berekspresi sehingga nantinya anak tumbuh secara positif, alangkah baiknya jika orang tua:

1.Membiarkan anak melakukan aktivitas bermainnya.

2.Mengawasi aktivitas anak tanpa ikut campur. Artinya, tugas orang tua adalah mengawasi anak-anaknya dari aktivitas yang membahayakan atau menjauhkan anak dari hal-hal yang membuatnya terancam.

 3. Sebaiknya memberikan fasilitas yang dibutuhkan anak. Misalnya, menyediakan ruangan khusus untuk bermain dan menyimpan maniannya. Dengan menyediakan ruangan khusus seperti ini, orang tua lebih mudah mengawasi dan mengontrolnya. Sementara, anak tetap punya kesempatan untuk bermain.

 4. Hindari sikap protektif yang berlebihan terhadap anak. Sebab, tindakan ini berdampak sangat buruk terhadap perkembangan psikologinya. Jika pun ada tindakan atau aktivitas anak yang benar-benar berbahaya, daripada melarangnya, baik dengan kata-kata atau tindakan, lebih baik orang tua berusaha untuk mengalihkannya.

5.Jika si anak melakukan kesalahan, hendaknya pula orang tua tidak langsung memarahinya apalagi menghukumnya. Jika orang tua melakukan hal itu maka sama artinya orang tua telah memasung kreativitas dan kecerdasan anak. Kemudian anak akan merasa bersalah, tidak dihargai, dan kalau itu terjadi maka dorongan untuk melakukan aktivitas yang kreatif akan menurun.

Sangat bijak jika orang tua menciptakan kondisi lingkungan yang aman pada anak, karena kondisi anak pada dasarnya selalu ingin tahu, sehingga jangan menaruh anak di dekat benda-benda yang beresiko, seperti dekat kompor, sumur, dan terpenting orang tua harus selalu mengawasi si anak tersebut.


NIKMAT AQIQAH - Jasa Aqiqah Ternikmat di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Jabodetabek Kantor : 031.5666.466 / HOTLINE : 031.7251.1000 Mobile : 0813.3052.6902 BB : 28F1.93B1

Jadwal Shalat