Senin, 25 Agustus 2008

Wahai Ayah, Kumandangkan Adzan & Iqamat Untuk Bayimu


Bayi yang baru lahir membutuhkan pemeliharaan & kasih sayang kedua orang tuanya. Selain itu, bayi berhak mendapatkan ucapan selamat atau harapan keberkahan bahkan sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Abdullah Nasih Ulwan dalam pendidikan anak dalam islam, bayi juga berhak mendengar adzan & iqamat. Bagi para suami yang baru saja menjadi Ayah inilah saat-saat berharga untuk membekali awal kehidupan sang buah hati dengan kalimat-kalimat thoyyibah sesaat setelah kehadirannya di dunia.

Apa yang pertama kali didengar bayi, itulah yang akan membekas dalam hati bayi. kalau adzan & iqamat yang pertama kali didengar, maka adzan & iqamat itu yang akan membekas pada hatinya. Dengan membisikkan adzan & iqamat pada telinga bayi, maka suara yang pertama kali di dengar bayi adalah kaimat-kalimat atau seruan-seruan yang mengandung kebesaran nama Allah. Sehingga kebesaran nama Allah inilah yang pertama-tama akan meresap dalam hati bayi. Dengan kebesaran nama Allah inilah bayi kita akan membuka lembaran hidup barunya di muka bumi. Jadi ketika kita membisiki bayi dengan adzan di telinga kanan & iqamat di telinga kiri, kita telah melakukan dakwah perdana kepada buah hati kita. Kita telah berusaha memperkenalkan syariat islam.

Tentang adzan & iqamat, Baihaqi & Ibnu Sunni meriwayatkan dari Al Hasan Bin Ali dari Nabi : "Siapa yang baru mendapatkan bayi, kemudian ia mengumandangkan adzan pada telinga kanannya & iqamat pada telinga kirinya, maka anak yang baru lahir itu tidak akan terkena bahaya 'ummus sibyan'. "

Ummus sibyan pada umumnya diartikan sebagai angin yang dihembuskan kepada anak, yang menjadikan anak takut kepadanya. Ummus sibyan juga bisa diartikan sebagai qarinah (pengikut jin). Itulah diantara manfaat adzan & iqamat.


# NIKMAT AQIQAH #
Profesional Sesuai Syari'ah
Jl Harvard No 8 Simogunung Surabaya 60255.
Hotline : 031.725.11.000;031.5666.466

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadwal Shalat