Sabtu, 16 Juli 2011

Aqiqah setelah dewasa, perlukah ?

Jika seseorang, baik laki-laki maupun perempuan telah dewasa (baligh), dan mengetahui bahwa ayahnya belum menunaikan sunnah aqiqah bagi dirinya, maka para ulama salaf terbagi menjadi tiga pendapat mengenai kewajiban menunaikan aqiqah, yaitu :

  1. Ia boleh mengaqiqahi dirinya sendiri. Ini sesuai dengan pendapat Atha', Al Hasan dan Asy Syafi'iyah
  2. Sunnah aqiqah tetap berlaku dan diamanahkan kepada ayahnya. Ini pendapat pengikut Imam Hambali.
  3. Kewajiban aqiqah telah gugur pada orang tersebut.
Semoga dengan melaksanakan sunnah aqiqah ini menjadi penyebab dibukanya pintu rahmat Allah Ta'ala di dunia dan akhirat dan kelak setiap anak yang shalih dan shalihat dapat memberikan syafa'at bagi kedua orang tuanya dalam menghadapi dahsyatnya hari perhitungan kelak di hadapan Allah Azza wa Jalla.

Disamping itu, sudah semestinya setiap keluarga muslim untuk menghidupkan sunnah aqiqah ini sebagai wujud rasa syukur atas nikmat Allah SWT sekaligus sebagai upaya turut menghidupkan sunnah rasul-Nya yang mulia.


# NIKMAT AQIQAH #
Profesional Sesuai Syari'ah
Jl Harvard No 8 Simogunung Surabaya 60255.
Kantor : 031.5666.466;
Hotline : 031.725.11.000;
SMS : 081.330.526.902

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadwal Shalat