Jumat, 27 Desember 2013

Kiat Mengatasi Si Kecil Sulit Makan saat Sakit



Kiat Mengatasi Si Kecil Sulit Makan saat Sakit

Anak yang sedang sakit memerlukan nutrisi lebih banyak untuk membantu proses penyembuhan. Kendalanya, anak dalam kondisi sakit seringkali sulit makan. Perlu kiat khusus agar si kecil mau menyantap makanan yang disajikan.


Beragam jenis penyakit bisa menyerang anak. Umumnya anak mengalami gangguan demam, influenza, batuk, infeksi, dan gangguan pencernaan seperti diare. Penyakit ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.  Selain pengobatan medis, anak yang sakit perlu asupan gizi yang cukup untuk membantu proses penyembuhan. Dengan asupan nutrisi yang baik, anak diharapkan lekas sembuh dari penyakit dan daya tahan tubuh meningkat.
Dalam kondisi sehat, anak seringkali susah makan, apalagi saat sakit. Sebagai orangtua tentu cemas dan takut jika anak bertambah sakit karena asupan makanan berkurang.  Jangan berkecil hati,  banyak kiat khusus agar si kecil mau menyantap hidangan dikala sakit.

Makanan Harus Bergizi
Usia anak adalah masa pertumbuhan. Diperlukan nutrisi yang seimbang baik karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air.   Dengan zat gizi yang lengkap, proses pertumbuhan akan berjalan dengan baik dan daya tahan tubuh anak akan meningkat sehingga penyakitpun akan menjauh. 
Jika anak dalam kondisi sakit, kebutuhan nutrisi harus lebih diperhatikan, karena selain untuk proses pertumbuhan, anak juga perlu nutrisi ekstra untuk pemulihan kesehatannya. Berikan makanan dengan kandungan gizi lengkap dan porsi yang cukup. 

Porsi Kecil
Anak yang sakit, terutama jika flu disertai demam atau batuk biasanya mulut  terasa kering dan makanan menjadi terasa pahit. Selera makan anak pasti menjadi berkurang. Coba berikan makanan dalam porsi kecil namun sering. Jangan paksakan anak makan dalam jumlah besar, memaksa anak untuk makan justru akan membuat anak semakin enggan makan. 

Kondisikan Suasana Menyenangkan
Saat waktu makan anak, kondisikan suasana yang menyenangkan, seperti sambil melihat film kartun kesukaan atau diberikan mainan kegemaran. Dengan suasana yang menyenangkan, anak biasanya akan lebih mudah menerima makanan.

Berikan Makanan Kesukaan
Anak biasanya menyukai makanan manis. Coba pancing selera makan anak dengan memberikan makanan kesukaan. Jika anak terlihat senang dan rasa pahit dimulut hilang. Berikan makanan yang lebih berat dan bergizi. Seperti nasi tim hati sapi,  bubur ayam atau nasi dengan lauk yang biasanya disukai anak. Usahakan menu masakan adalah masakan kesukaan anak agar selera makan anak menjadi meningkat.

Berikan Makanan Bertekstur Lunak
Anak yang sakit umumnya enggan makan dan mengunyah makanan. Berikan makanan bertekstur lunak, seperti puding buah, cream soup tomat, makaroni panggang atau pure kentang dengan campuran susu dan daging cincang. Makanan lunak akan mudah ditelan dan dicerna oleh anak dalam kondisi sakit.

Hindari Makanan Berbumbu Tajam dan Berlemak
Anak yang sedang sakit, apalagi gangguan pencernaan seperti diare, mual, dan muntah sebaiknya diberikan makanan yang tidak berbumbu tajam, seperti cabe, lada, atau asam.  Anak juga jangan diberikan makanan yang terlalu berlemak. Makanan berlemak akan meningkatkan asam lambung dan merangsang rasa mual yang bisa menyebabkan anak muntah.

Berikan Makanan Hangat
Makanan hangat seperti sup ayam, cream soup jamur, sup tomat atau sup jagung manis cocok diberikan untuk anak yang sakit. Selain padat gizi, makanan hangat berupa sup juga memiliki cita rasa dan aroma yang lezat sehingga dapat menggugah selera makan anak.

Cukupi Kebutuhan Cairan
Anak yang sakit seringkali disertai demam dan berkeringat. Berikan cairan dalam bentuk air putih, susu, sup, atau jus sari buah. Dengan memberikan cairan maka tubuh anak akan terhindar dari dehidrasi. Makanan cair juga mudah dicerna dan nutrisinya lebih cepat diserap oleh tubuh. 

Jangan Lupa Minum Susu
Susu sangat penting diberikan untuk anak dalam kondisi sakit. Kandungan gizinya yang lengkap serta mudah dicerna dapat menutupi kekurangan zat gizi akibat selera makan yang menurun. Berikan susu dengan cita rasa sesuai selera anak sehingga anak lebih mudah menerimanya.

Perhatikan Waktu Minum Obat
Orang tua juga harus cermat dan menanyakan ke dokter tentang jenis obat yang  akan diberikan untuk anak. Sebagian obat harus diberikan sebelum makan atau setelah makan. Kesalahan waktu memberikan obat dapat menimbulkan ganguan kesehatan, seperti iritasi lambung, atau dapat menghambat proses penyerapan dan mengurangi efektivitas kerja obat.

(Narasumber : http://www.sahabatnestle.co.id)
 

NIKMAT AQIQAH - Jasa Aqiqah Ternikmat di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Jabodetabek Kantor : 031.5666.466 / HOTLINE : 031.7251.1000 Mobile : 0813.3052.6902 BB : 28F1.93B1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadwal Shalat