Senin, 02 November 2015

Semua Anak Adalah Bintang




Anak-anak yang terlahir ke dunia merupakan anak-anak pilihan,
para juara yang membawa bintangnya masing-masing sejak lahir.

Namun setelah mereka lahir, kita, orang dewasa yang diamanahi menjaganya, justru lebih sering "membanding-bandingkan" pribadi anak ini dengan pribadi anak yang lain.

BANDINGKANLAH ANAK-ANAK KITA DENGAN DIRINYA SENDIRI, BUKAN DENGAN ANAK ORANG LAIN

Jadi kalimat yang harus sering anda keluarkan adalah, "Apa bedanya kakak 1 tahun yang lalu dengan kakak yang sekarang?" bukan dengan kalimat "Mengapa kamu tidak seperti si A, yang nilai raportnya selalu bagus?"

"Mengapa kamu tidak seperti adikmu?" Kita, orang dewasa yang dipercaya untuk melejitkan
"mental jawara" anak, justru lebih sering memperlakukan mereka menjadi anak rata-rata, yang harus sama dengan yang lainnya.


MEMBUAT GUNUNG, BUKAN MERATAKAN LEMBAH

Ikan itu jago berenang, jangan habiskan hari-harinya dengan belajar terbang, agar ia sepintar burung.

Seringkali kalau ada anak-anak yang tidak menyukai matematika, kita paksakan anak untuk ikut pelajaran tambahan matematika agar nilainya sama dengan anak-anak yang sangat menyukai matematika. Ini namanya meratakan lembah. Anak akan menjadi anak yang rata-rata.

Burung itu jago terbang, apabila sebagian besar waktunya habis untuk belajar terbang, maka dalam beberapa waktu ia akan menjadi maestro terbang di bidangnya.

Anak yang terlihat berbinar-binar mempelajari sesuatu, kemudian orangtuanya mengijinkan anak tersebut menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mempelajari hal tersebut,
 maka kita sedang mengijinkan lahirnya maestro baru. Ini namanya membuat gunung. Anak akan memahami misi spesifiknya untuk hidup di muka bumi ini.


ENJOY, EASY, EXCELLENT, EARN

Kita sebagai orangtua harus sering melakukan "discovering ability" agar anak menemukan dirinya.
 Dengan mengajak anak kaya akan wawasan,
 kaya akan gagasan, dan kaya akan aktivitas.
 Sehingga anak dengan cepat menemukan aktivitas yang membuat matanya berbinar-binar,
 tak pernah henti untuk mengejar kesempurnaan ilmu,
 dan menjadi hebat di bidangnya. Pendapatan itu adalah bonus dari kesungguhan 3 hal tersebut.


ALLOH TIDAK PERNAH MEMBUAT PRODUK GAGAL

Tidak ada anak yang bodoh di muka bumi ini, yang ada hanya anak yang tidak mendapatkan kesempatan belajar dari orangtua/guru yang baik, yang senantiasa tak pernah berhenti menuntut ilmu demi anak-anaknya, dan memahami metode yang tepat sesuai dengan gaya belajar anaknya.

ANAK-ANAK TERLAHIR HEBAT, KITALAH YANG HARUS SELALU MEMANTASKAN DIRI AGAR SELALU LAYAK DI MATA ALLOH, MEMEGANG AMANAH ANAK-ANAK YANG LUAR BIASA.








NIKMAT AQIQAH - Jasa Aqiqah Ternikmat di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Sekitarnya. PHONE : +62 31 7425377 HOTLINE : 0851.0151.1000 / 0813.3311.8180 MOBILE / WA : 0813.3052.6902 BB : 597D62CA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadwal Shalat