Rabu, 07 Desember 2016

Hukum Aqiqah Anak Bayi yang Meninggal Dunia



ilustrasi

Ada seorang ayah yang bertanya tentang anaknya yang meninggal usia 10 hari setelah lahiran apakah perlu di aqiqahin apa tidak? Karena beliau bingung ada yang bilang di aqiqahin ada yang bilang tidak perlu
Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du
Rasulullah saw bersabda, “Setiap anak tergadai dengan akikahnya. Karena itu disembelihkan (akikah) pada hari ketujuh dari kelahirannya, dicukur, dan diberi nama.” (HR Imam Ahmad).
Hadits tersebut menjadi dalil pensyariatan akikah bagi orang tua seiring dengan kelahiran anaknya. Namun bagaimana jika anak meninggal sebelum sempat diakikahi?
Berdasarkan hadis di atas (bahwa setiap anak tergadai oleh akikahnya), maka yang telah meninggal pun selama belum diakikahi, disyariatkan untuk diakikahi. Sebab, hadits tersebut berlaku secara umum baik bagi yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.
Hanya saja hukum akikah tersebut adalah sunnah; tidak wajib. Siapa yang melakukannya insya Allah akan mendapatkan pahala yang besar dan benar bahwa jika orang tua bersabar dengan kepergian anaknya tersebut, ia akan memberikan manfaat dan syafaat untuknya di hari akhir dengan ijin Allah Swt.
Wallahu a’lam.
Wassalamu alaikum wr.wb.
Tim Konsultasi Syariah


NIKMAT AQIQAH - Jasa Aqiqah Terbaik di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Sekitarnya. HOTLINE : 0851.0151.1000 / 0813.3311.8180 MOBILE / WA : 0813.3052.6902 BB : 597D.62CA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadwal Shalat